TAMIANGMENDE.COM:Rumah Sakit Umum Daerah Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang resmi memulai langkah pembenahan layanan kesehatan pascabanjir bandang akhir 2025. Program revitalisasi ini dicanangkan bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan upaya meningkatkan standar kenyamanan bagi pasien dan masyarakat.
Direktur RSUD Muda Sedia Andika Putra SA menegaskan bahwa pemulihan fasilitas vital menjadi agenda utama saat ini. Ia menyebutkan sejumlah area krusial, seperti ruang ICU yang sebelumnya terdampak banjir, tengah dalam proses pengaktifan kembali secara maksimal.
“Fokus kami adalah mengembalikan standar pelayanan kesehatan yang optimal. Pembenahan infrastruktur ini dilakukan agar masyarakat Bumi Muda Sedia kembali mendapatkan layanan yang nyaman dan aman,” ujar Andika, Selasa, 10 Februari 2026.
Langkah percepatan ini mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Menurut Andika, koordinasi intensif dengan Kementerian Kesehatan serta Kementerian Pekerjaan Umum telah membuahkan sinyal positif terkait program revitalisasi infrastruktur secara menyeluruh.
Selain fasilitas medis, penataan lingkungan juga menyasar area pendukung seperti kantin. Hal ini dilakukan untuk menjamin higienitas lingkungan rumah sakit yang lebih tertata dan estetis. Pihak manajemen telah meminta para pedagang mengosongkan area sementara waktu guna proses pembersihan.
“Kami pastikan pedagang lama tetap diprioritaskan untuk kembali berjualan setelah penataan selesai. Tujuan akhir kami adalah memastikan tata ruang rumah sakit tersusun rapi dan nyaman bagi semua pihak,” pungkasnya.(Red/TM)






