Trump Klaim Kesepakatan Baru dengan Iran Lebih Baik dari Pakta Nuklir

Berita, Dunia, Politik124 Dilihat

TAMIANGMENDE.COM: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim kesepakatan yang sedang dinegosiasikan dengan Iran akan jauh lebih baik daripada pakta nuklir sebelumnya, Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), yang ditandatangani pada era Presiden AS Barack Obama tahun 2015 silam.

“KESEPAKATAN yang sedang kita buat dengan Iran akan JAUH LEBIH BAIK daripada JCPOA, yang biasa disebut sebagai ‘Kesepakatan Nuklir Iran’,” tulis Trump dalam pernyataan terbarunya via media sosial Truth Social, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (21/4/2026).

Trump mengecam JCPOA sebagai “salah satu kesepakatan terburuk” yang pernah dibuat terkait keamanan AS.

Dia bahkan menyebut kesepakatan JCPOA berfungsi sebagai “jalan pasti menuju senjata nuklir” bagi Iran. Ditegaskan Trump bahwa skenario semacam itu tidak akan terjadi di bawah pemerintahannya.

Trump mengklaim bahwa keputusannya tahun 2018 lalu untuk menarik AS dari JCPOA telah mencegah penggunaan senjata nuklir terhadap negara-negara Timur Tengah, Israel, dan pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah.

“Jika kesepakatan terjadi di bawah ‘TRUMP’, itu akan menjamin perdamaian, keamanan, dan keselamatan, tidak hanya untuk Israel dan Timur Tengah, tetapi juga untuk Eropa, Amerika, dan di mana pun,” tegasnya.

“Itu akan menjadi sesuatu yang dibanggakan oleh seluruh dunia, alih-alih tahun-tahun penuh rasa malu dan penghinaan yang terpaksa kita rasakan karena kepemimpinan yang tidak kompeten dan pengecut!” sebutnya.

Pernyataan tersebut disampaikan menjelang potensi perundingan lanjutan antara AS dan Iran di Pakistan, setelah pembicaraan sebelumnya berakhir tanpa kesepakatan apa pun.

Trump mengumumkan pada Minggu (19/4) bahwa perwakilan AS akan terbang ke Islamabad, ibu kota Pakistan, untuk bernegosiasi. Sedangkan Teheran belum secara resmi mengkonfirmasi partisipasinya dan menuntut pencabutan blokade laut oleh Washington.

Dalam pernyataan terpisah via Truth Social, Trump mengatakan dirinya “sama sekali tidak mendapat tekanan” untuk mencapai kesepakatan dengan Iran. Namun dia mengklaim bahwa blokade AS “benar-benar menghancurkan Iran” dan menegaskan blokade laut itu tidak akan dicabut sampai ada kesepakatan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *