Target Besar Indah Kiat Pulp & Paper Dalam Program Obligasi dan Sukuk Mudharabah

TAMIANGMENDE.COM: PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (IKPP) bersiap melakukan penawaran umum berkelanjutan (PUB) obligasi, sukuk mudharabah, serta obligasi dolar Amerika Serikat (AS) pada semester I/2026.

Obligasi dan Sukuk Mudharabah

Dari tiga instrumen tersebut, perseroan mengincar menghimpun dana lebih dari Rp1,4 triliun dan US$15,52 juta. Seperti yang dilansir dalam laman Bisnis.com, Selasa (17/3/2026).

IKPP menyebutkan bahwa penerbitan ini merupakan bagian dari target penghimpunan dana masing-masing hingga Rp10 triliun untuk obligasi dan sukuk, serta US$100 juta untuk obligasi valuta asing.

Perinciannya, IKPP menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap I Tahun 2026 dengan nilai pokok Rp628,09 miliar. Obligasi ini terbagi dalam empat seri dengan tingkat bunga tetap dan tenor yang bervariasi.

Seri A senilai Rp93,27 miliar menawarkan bunga 6,5% dengan tenor 3 tahun. Seri B sebesar Rp90,97 miliar memiliki bunga 7,25% untuk jangka waktu 5 tahun.

Selanjutnya, Seri C senilai Rp176,86 miliar menawarkan bunga 7,75% dengan tenor 7 tahun. Adapun Seri D menjadi yang terbesar dengan nilai Rp266,99 miliar, bunga 8%, dan tenor 10 tahun.

Selain obligasi, perseroan juga menerbitkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan V Tahap I Tahun 2026 dengan total dana Rp811,10 miliar. Sukuk ini juga terbagi dalam empat seri dengan indikasi bagi hasil yang setara dengan tingkat kupon obligasi.

Seri A sukuk sebesar Rp52,99 miliar memiliki indikasi imbal hasil setara 6,5% dengan tenor 3 tahun. Seri B senilai Rp154,93 miliar menawarkan imbal hasil 7,25% untuk 5 tahun. Seri C sebesar Rp221,32 miliar memberikan imbal hasil 7,75% dengan tenor 7 tahun.

Sementara itu, Seri D menjadi yang terbesar dengan nilai Rp381,85 miliar, imbal hasil ekuivalen 8% dan tenor 10 tahun. Selanjutnya, perusahaan kayu konglomerasi Sinar Mas itu juga menerbitkan Obligasi US$ Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2026 dengan nilai total US$15,52 juta.

Keterlibatan Sejumlah Perusahaan Penjamin

Instrumen ini terdiri dari empat seri dengan bunga tetap antara 5% hingga 6,25% per tahun dan tenor 3 hingga 10 tahun. Tercatat Seri A menjadi yang terbesar dengan nilai US$12,50 juta dan bunga 5% selama 3 tahun.

Seri B sebesar US$1,95 juta menawarkan bunga 5,5% untuk 5 tahun. Seri C senilai US$465.000 memiliki bunga 5,75% dengan tenor 7 tahun. Adapun Seri D sebesar US$606.000 menawarkan bunga 6,25% dengan tenor 10 tahun.

Dalam penerbitan ini, sejumlah perusahaan sekuritas terlibat sebagai penjamin emisi, antara lain PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, serta PT Indo Premier Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. (TRIM) dengan kesanggupan beragam.

 

(Bc/Kda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *