TAMIANGMENDE.COM: Indonesia resmi dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan grappling internasional bergengsi pada 2026. Ajang bertajuk ADCC Indonesia Open Jakarta 2026 itu akan digelar di Gedung Serbaguna GBK Senayan, Jakarta, pada 27 September 2026.
Event ini menjadi momen spesial karena untuk pertama kalinya panggung grappling dunia hadir di Jakarta dalam format kompetisi resmi berskala internasional terbuka.
Kejuaraan tersebut digelar di bawah lisensi resmi Abu Dhabi Combat Club (ADCC), organisasi submission grappling paling prestisius di dunia. Kompetisi menggunakan format No-Gi dengan ruleset ADCC internasional dan terbuka bagi atlet dari berbagai kelompok usia mulai tujuh tahun.
“Kehadiran ADCC di Jakarta adalah momen yang sudah lama kami tunggu. Kami ingin atlet muda Indonesia tidak perlu lagi memandang panggung dunia dari jauh atau harus pergi ke luar negeri untuk berkompetisi di ADCC,” ujar penyelenggara ADCC Indonesia Open Jakarta 2026, Fara, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/5).
“Senayan adalah rumah bagi olahraga terbesar Indonesia, dan sudah saatnya submission grappling bersanding di sana dengan kebanggaan yang sama.”
Atlet RI Tak Perlu Lagi ke Luar Negeri
Penunjukan Jakarta sebagai tuan rumah dinilai menjadi bukti perkembangan pesat olahraga grappling di Indonesia. Saat ini komunitas submission grappling berkembang cepat di berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bali.
Selama ini atlet-atlet Indonesia harus pergi ke luar negeri untuk merasakan atmosfer kompetisi level ADCC. Kini kesempatan tampil di panggung dunia hadir langsung di tanah air.
Indonesia Jadi Hub Grappling Asia
Posisi Indonesia yang strategis di Asia Tenggara ikut memperkuat daya tarik internasional event ini. Bali juga disebut menjadi nilai tambah karena berkembang sebagai pusat gaya hidup dan lokasi pelatihan olahraga kelas dunia.
Hadirnya atlet-atlet mancanegara membuat Indonesia kini masuk dalam kalender internasional grappling sebagai salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat di Asia.
ADCC dikenal sebagai kompetisi grappling paling bergengsi di dunia. Sejumlah legenda bela diri pernah bersinar di ajang tersebut, seperti Royler Gracie, Ronaldo Souza, dan Gordon Ryan
Kini Indonesia mendapat kesempatan menjadi bagian dari panggung elite tersebut.
Atlet Indonesia Sambut Antusias
Atlet sekaligus pelatih grappling Indonesia, Verontino FG, menyambut positif hadirnya event dunia ini.
“Sebagai atlet sekaligus pelatih, saya sangat senang dengan akan diadakannya ADCC di Indonesia terutama di Jakarta.”
“Karena begitu banyaknya penggiat dan juga atlet di Indonesia yang mungkin tidak berkesempatan untuk mengikuti pertandingan ADCC yang biasanya diselenggarakan di luar negeri,” kata Verontino FG.
Verontino sendiri merupakan juara ADCC SEA Champion divisi Absolute Professional di Thailand.
“Semoga dengan hadirnya ADCC di Indonesia dapat melahirkan generasi-generasi baru dan juga mendapat perhatian lebih dari pemerintah bahwa begitu besarnya potensi anak-anak di Indonesia untuk mengharumkan nama negara di tingkat Internasional,” ujarnya.
(mcy/krs)






