TAMIANGMENDE.COM: Kiper Paris Saint-Germain,Matvey Safonov, tak perlu banyak bekerja keras di final untuk juara Liga Champions. Ia sama sekali tak mencatatkan saves saat PSG mengalahkan Arsenal.
PSG mampu mempertahankan gelar Liga Champions.Les Parisiens kembali mengangkat trofi Si Kuping Besar usai mengalahkan Arsenal 4-3 lewat adu penalti pada final musim ini di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5/2026).
Laga harus dituntaskan di adu penalti usai imbang 1-1 selama 120 menit. The Gunners sempat unggul dulu lewat gol cepat Kai Havertz di menit kelima. PSG menyetarakan angka dari penalti Ousmane Dembele di menit ke-64.
Satu penendang dari lima penendang pertama kedua tim gagal bikin gol. Hal tersebut dialami oleh Eberezhi Eze yang jadi penendang kedua Arsenal dan penendang ketiga PSG, Nuno Mendes.
Adu penalti kemudian berlanjut ke sudden death. Penendang keenam PSG, Lucas Beraldo, bisa bikin gol. Les Parisiens memastikan juara usai Gabriel Magalhaes yang jadi penendang usai Beraldo gagal bikin gol.
Meski duel berlangsung panjang hingga adu penalti, kiper PSG, Matvey Safonov, tak perlu bekerja keras untuk juara Liga Champions. Ia sama sekali tak bikin saves sepanjang laga.
Kiper asal Rusia ini juga tak melakukan penyelamatan saat adu penalti. Dua penendang Arsenal yang gagal eksekusi penaltinya tak mengarah ke gawang. Tembakan Eze melebar ke kanan gawang, sedangkan eksekusi Gabriel melembung.
‘Gabutnya’ Safonov tak lepas dari keputusan Arsenal yang lebih fokus bertahan di laga final. Usai unggul cepat lewat Havertz, The Gunners lebih memilih untuk bermain menunggu.
Gol Havertz jadi satu-satu tembakan ke arah gawang yang harus dihadapi Safanov di laga ini. Setelahnya, Arsenal cuma bisa empat tembakan. Empat tembakan tersebut semuanya tak mengarah ke gawang hingga Safanov tak perlu melakukan penyelamatan.
Arsenal cuma mencatatkan 28 persen penguasaan bola dibanding PSG dengan 78 persen. Tak mengherankan jika Arsenal kesulitan mengancam gawang Safonov.
Nasib Safonov berbeda dengan kiper Arsenal, David Raya, yang harus melakukan beberapa penyelamatan. Raya harus menghadapi total 19 tembakan yang dilepas PSG dengan dirinya bikin tiga penyelamatan. Pada adu penalti, Raya juga bisa menepis tembakan Nuno Mendes.***











