5 Tanda Perut Buncitmu Memasuki Fase Berbahaya
TAMIANGMENDE.COM – Sering bercanda bahwa perut buncit adalah tanda kemakmuran atau kebahagiaan, karena banyak makan enak?
Hati-hati ya, dalam dunia medis, Perut buncit bukanlah tanda kemakmuran, melainkan tanda bahwa penyimpanan lemakmu sudah penuh dan mulai tumpah ke organ-organ vital.
Dokter Erta, spesialis jantung dan pembuluh darah dari Klinik Kiarap mengungkapkan, perut buncit harus diwaspadai, karena lemak perut atau lemak visceral adalah pabrik racun untuk jantungmu.
Tanda bahaya pertama adalah jika lingkar pinggangmu lebih dari 90 cm untuk pria dan 80 cm untuk wanita. Coba ambil meteran baju sekarang.
Jika sudah melewati angka itu, artinya lemaknya bukan hanya di bawah kulit, tetapi sudah menembus jantung, hati dan ginjalmu.
Tanda kedua. Kamu sering merasa kembung dan sesak napas saat membungkuk atau memakai sepatu. Ini karena lemak di perut sudah mendorong diafragma ke atas, sehingga paru-paru tidak punya ruang untuk mengembang maksimal.
Jantungmu juga tertekan. Itulah mengapa kamu mudah merasa lelah, bahkan hanya dengan berjalan sebentar, karena ruang gerak jantung terganggu oleh timbunan lemak.
Tanda ketiga adalah munculnya guratan hitam di leher atau ketiak yang tidak hilang meski sudah luluran setiap hari. Ini adalah tanda resistensi insulin, di mana lemak perutmu telah mengganggu metabolisme gula dalam tubuh.
Perut buncit dikombinasikan dengan tanda ini adalah jalan pintas menuju diabetes tipe 2 dan penyumbatan pembuluh darah.
Tanda keempat adalah tekanan darahmu sudah mulai naik perlahan. Untuk menembus hambatan lemak tadi. Makanya, tensi kamu jadi naik terus kayak harga cabai di pasar.
Tanda kelima, kamu sering mendengkur keras saat tidur, kadang terbangun karena kaget napasnya berhenti sebentar. Nah, ini namanya sleep apnea, yang sangat erat kaitannya dengan lemak perut berlebih.
Kondisi ini sangat berbahaya bagi jantung karena kadar oksigen dalam darah bisa turun drastis saat kamu tidur nyenyak. Akibatnya, jantung dipaksa memompa darah lebih cepat dan kuat saat kamu tidur.
Seharusnya jantung beristirahat saat tidur, tapi malah jantung berdebar kencang. Nah, ini meningkatkan risiko hipertensi di siang hari, rasa kantuk berlebihan di siang hari, bahkan gangguan irama jantung.
Perut buncit itu seperti bom waktu yang sumbunya semakin pendek setiap kali kita menambah porsi makan tanpa olahraga. Lemak di sana itu bukan lemak biasa, tapi lemak aktif.
Aktif memproduksi zat yang membuat pembuluh darahmu meradang. Jadi, jangan bangga dulu punya perut buncit yang dianggap menggemaskan, karena jantungmu sama sekali tidak menganggap itu lucu.
Tidak ada kata terlambat untuk mulai mengecilkan timbunan lemak itu. Cukup kurangi makanan yang digoreng. Dan mulailah jalan kaki setiap pagi. Jantungmu akan terasa jauh lebih ringan jika tekanan di perutmu mulai berkurang.
Tubuhmu adalah rumahmu. Jadi, jangan biarkan gudang itu penuh sampai merusak fondasi bangunan. ***
5 Tanda Perut Buncitmu Memasuki Fase Berbahaya





