Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Kamis, 13 November 2025

Ekonomi244 Dilihat

Tamiangmende.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (13/11/2025) diperkirakan bergerak terbatas dengan kecenderungan menguat, setelah sehari sebelumnya ditutup naik 0,26% ke level 8.388. Menurut riset harian MNCS Daily Scope Wave yang diterbitkan PT MNC Sekuritas, indeks masih berpotensi melanjutkan penguatan menuju rentang 8.488–8.532. Namun, analis MNC Sekuritas mencermati bahwa IHSG juga masih dibayangi tekanan jual dan berpeluang terkoreksi dalam waktu dekat. Area 8.276–8.332 disebut sebagai zona koreksi berikutnya apabila tekanan jual kembali meningkat. Dalam pandangan teknikal jangka pendek (1–2 hari), tren IHSG masih cenderung bearish.

MNC Sekuritas menyebut skenario terbaik (best case) bagi pergerakan IHSG adalah indeks tengah berada pada awal wave (iii) dari wave [iii] yang memberi ruang bagi penguatan lanjutan dalam waktu dekat.

Sebagai perbandingan, indeks kemarin emiten milik konglomerat seperti PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) hingga PT Sinergi Inti Digital Tbk. (INET) menanjak. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG mencatatkan penguatan sebesar 0,26% ke level 8.388,57. IHSG dibuka di level 8.392,28. IHSG ditutup dengan nilai transaksi yang diperdagangkan mencapai Rp22,23 triliun, volume transaksi 50,40 miliar lembar, dan frekuensi transaksi 2,64 juta kali. Adapun, market cap pasar modal Indonesia mencapai Rp15.302 triliun. Sebanyak 355 saham menguat, 346 saham melemah, dan 255 saham tak beranjak atau stagnan. Deretan saham dengan nilai transaksi tinggi mencatatkan penguatan harga pada perdagangan hari ini. Saham bank jumbo misalnya kompak menguat.

Harga saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) naik 1,19%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) naik 0,26%, PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) naik 1,71%, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) naik 0,9%. Sejumlah saham dengan transaksi tinggi lainnya pun kinclong. Saham BRPT misalnya naik 7,08% dan saham INET naik 7,11%. Terdapat sejumlah saham dengan kinerja harga paling kinclong atau top gainers di antaranya PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk. (TRON) melonjak 34,62%, PT Trisula Textile Industries Tbk. (BELL) naik 34,68%, dan PT First Media Tbk. (KBLV) naik 25,79%. Sedangkan deretan saham yang mencatatkan kinerja paling jeblok atau top losers seperti PT Kobexindo Tractors Tbk. (KOBX) turun 14,88%, PT Duta Anggada Realty Tbk. (DART) turun 14,09%, dan PT Hassana Boga Sejahtera Tbk. (NAYZ) turun 10%.

Untuk perdagangan hari ini, saham-saham pilihan MNC Sekuritas meliputi BBCA, ISAT, JSMR, dan WIRG. BBCA direkomendasikan buy on weakness di area 8.000–8.400 dengan target harga 8.750–9.175 dan stop loss di bawah 7.900. ISAT juga direkomendasikan buy on weakness di area 2.050–2.160 dengan target 2.300–2.370. Sedangkan JSMR disarankan speculative buy di area 3.520–3.550 dengan target 3.660–3.760 dan stop loss di bawah 3.500. Untuk WIRG direkomendasikan buy on weakness di area 109–114 dengan target 134–155 dan stop loss di bawah 104.

IHSG Jeda dengan Penguatan 0,21% Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) istirahat di jeda hari ini dengan penguatan tipis 0,21% ke posisi 8.405,97. Kinerja indeks utama lainnya seperti LQ45 dan IDX30 justru bergerak melemah masing-masing 0,04% dan 0,35%. Kenaikan IHSG turut ditopang oleh sejumlah indeks syariah yang mencatatkan kinerja positif. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) naik 0,82% ke level 294,26, sedangkan Jakarta Islamic Index (JII) bertambah 0,32% ke 584,91. Adapun JII70 turut menguat 0,28% ke 211,15. Namun, indeks IDXMESBUMN dan IDXSHAGROW justru melemah masing-masing 0,38% dan 0,47%.

Dari sisi sektoral, pergerakan indeks menunjukkan arah yang beragam. Sektor properti mencatatkan lonjakan tertinggi dengan kenaikan 2,33% ke 1.132,91, disusul sektor infrastruktur yang menguat 1,46% ke 2.153,55. Sektor energi juga menanjak 1,15% ke 3.862,84, seiring sentimen positif dari kenaikan harga minyak dan batubara global. Di sisi lain, sektor teknologi mengalami tekanan paling dalam, turun 0,82% ke 10.381,12. Sektor industri dasar terkoreksi 0,89%, sementara sektor transportasi turun 0,17%.

BEI Umumkan UMA atas Saham INET, GMTD, dan PJHB Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan adanya Unusual Market Activity (UMA) atas perdagangan saham tiga emiten, yakni PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET), PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk. (GMTD), dan PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk. (PJHB). BEI menyampaikan bahwa pengumuman UMA ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan di bidang pasar modal.

IHSG Dibuka Menguat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tipis 0,18% ke level 8.403,47 pada awal perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pergerakan positif IHSG didorong oleh penguatan pada sejumlah sektor utama, terutama infrastruktur dan properti. Indeks sektor infrastruktur (IDXINFRA) naik signifikan sebesar 2,1%, diikuti sektor properti (IDXPROPERT) yang melonjak 1,94%. Kenaikan juga terjadi pada sektor energi (IDXENERGY, +0,78%), kesehatan (IDXHEALTH, +0,74%), dan bahan baku (IDXBASIC, +0,69%). Sebaliknya, tekanan jual masih terlihat pada sektor industri (IDXINDUST, -0,44%) dan transportasi (IDXTRANS, -0,69%).

Dari indeks utama lainnya, LQ45 melemah 0,15% ke level 845,68, sementara IDX30 turun 0,25% ke 444,99. Adapun indeks syariah seperti ISSI dan JII70 masing-masing menguat 0,48% dan 0,27%. 07:59 WIB BEI Buka Kembali Perdagangan Saham MGNA dan SSTM Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan saham dan waran seri II PT Magna Investama Mandiri Tbk. (MGNA, MGNA-W) serta saham PT Sunson Textile Manufacture Tbk. (SSTM). Pembukaan kembali perdagangan kedua emiten tersebut dilakukan setelah hari sebelumnya dikenakan suspensi. Dengan pencabutan suspensi ini, perdagangan saham MGNA, MGNA-W, dan SSTM di seluruh pasar dapat kembali dilakukan mulai sesi I hari ini. 07:52 WIB Phintraco Sekuritas Perkirakan IHSG Uji 8.500 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak menguat terbatas pada hari ini, Kamis (13/11/2025) dengan potensi menguji level psikologis 8.500. Tim Riset Phintraco Sekuritas menilai, secara teknikal, IHSG masih berada dalam tren bullish jangka pendek hingga panjang, ditopang posisi indeks yang berada di atas MA5, MA20, dan MA50 serta indikator MACD yang bertahan di area positif. Namun, indikator Stochastic RSI menunjukkan kondisi overbought dan posisi IHSG yang mendekati upper Bollinger Band menandakan potensi terjadinya konsolidasi. Pergerakan indeks diperkirakan berada di kisaran 8.350–8.450 pada perdagangan hari ini, dengan peluang penguatan lanjutan apabila mampu bertahan di atas 8.450 disertai peningkatan volume perdagangan. ekonomi penting yang menjadi acuan kebijakan The Fed. Untuk perdagangan hari ini, saham-saham yang direkomendasikan Phintraco secara teknikal antara lain ELSA, INKP, TKIM, AKRA, dan MYOR.