TAMIANGMENDE.COM: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump lagi-lagi bikin negara tetangga marah gegara sepihak mengganti nama suatu wilayah. Kini, giliran Kanada yang marah karena Trump mengganti nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika.
Danau Ontario terletak di perbatasan AS dan Kanada, Trump memerintahkan agar nama danau itu diubah namanya menjadi Danau Amerika. Perintah Trump itu disampaikan saat dia memicu eskalasi dalam perang dagang dengan Kanada.
Perintah Trump mengubah nama danau ini mengingatkan pada tindakan sepihak Presiden AS itu dalam mengubah nama Teluk Meksiko menjadi Teluk Amerika pada Januari 2025 lalu. Langkah tersebut juga menuai penolakan keras dari pemerintah Meksiko.
Seperti dilansir AFP, Jumat (28/8), Trump meningkatkan provokasinya terhadap Ottawa dengan menandatangani perintah eksekutif, pada Kamis (27/8), yang mengubah nama danau yang terletak di perbatasan kedua negara yang bertetangga di kawasan Amerika Utara tersebut.
“Kita akan mengubah nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika, yang berlaku segera,” kata Trump kepada wartawan saat menandatangani perintah eksekutif di Gedung Putih.
Langkah pemimpin AS yang temperamental ini diambil setelah perundingan perdagangan AS dan Kanada gagal mencapai kesepakatan pekan lalu. Hal tersebut mendorong kedua negara yang bersekutu sejak lama itu untuk saling menerapkan tarif balasan.
Ketika ditanya wartawan AFP soal mengapa dirinya justru menargetkan sekutu untuk dijatuhi sanksi, bukannya musuh-musuh Amerika, Trump menjawab: “Para pejabat Kanada telah memperlakukan kita dengan sangat buruk. Mereka orang-orang yang tidak baik.”
Di belakang meja kerja Trump di Ruang Oval, terdapat dua peta, yang salah satunya menampilkan peta bertuliskan ‘Lake America’ atau ‘Danau Amerika’ dengan tinta merah di atas lokasi Danau Ontario. Satu peta lainnya bertuliskan judul “Making Great Lakes Even Greater”.
PM Kanada Tolak Keras Langkah Trump
Perdana Menteri (PM) Kanada Mark Carney dengan tegas menolak langkah Trump tersebut. Carney menegaskan bahwa danau tersebut akan tetap disebut sebagai Danau Ontario “dulu, sekarang, dan selamanya”.
“Kita mengetahui bahwa Amerika sedang berubah. Hubungan dagang mereka, kebijakan luar negeri mereka, monumen nasional mereka, hingga nama-nama perairan mereka,” kata PM Carney dalam pernyataan via media sosial X.
“Warga Kanada juga mengetahui bahwa kenyataan dalam penamaan berarti menyebutnya Danau Ontario — dulu, sekarang, dan selamanya,” tegasnya.
Danau Ontario merupakan danau terkecil dari lima Great Lakes dalam hal luas permukaan. Kelima Great Lakes itu membentang melintasi perbatasan antara AS dan Kanada. Danau Ontario sendiri berbatasan dengan Provinsi Ontario di Kanada dan negara bagian New York di AS.
Dalam pernyataannya, PM Carney menjelaskan bahwa nama danau tersebut sudah ada sejak 400 tahun lalu, jauh sebelum terbentuknya AS dan Kanada. Dia menyinggung asal-usul nama danau tersebut yang berasal dari kata penduduk asli atau masyarakat adat setempat, yang berarti “danau itu indah, danau itu besar”.
(rfs/lir)







