TAMIANGMENDE.COM: Perjalanan KRL rute Tanah Abang-Rangkasbitung atau jalur Green Line mengalami gangguan karena masalah listrik aliran atas (LAA). Penumpang sempat terjebak di dalam gerbong kereta.
“Tadi pada saat masuk Stasiun Jurangmangu KRL-nya tiba-tiba mati lampu terus tertahan kurang lebih 5 menit,” kata Nicolas Galih, Senin (4/5/2026).
Dia mengatakan, tak lama kemudian, petugas di Stasiun mengumumkan agar penumpang turun dari KRL. Dia mengatakan para penumpang sempat kaget karena listrik tiba-tiba padam.
Dia mengatakan saat itu kondisi hujan deras. Penumpang turun dari KRL dan Stasiun Jurangmangu langsung padat.
“Kaget aja, tapi pas pengumuman disuruh turun, mulai crowded dan kondisinya juga lagi hujan deras,” kata dia.
Galih mengatakan sedang dalam perjalanan menuju Sudimara. Namun, karena insiden gangguan perjalanan KRL, dia memutuskan melanjutkan perjalanan menggunakan ojek online (ojol).
“Iya pengap Mas karena tadi juga turun hujan deras dan petir. Jadinya basah-basahan juga pas turun,” ceritanya.
Perjalanan KRL rute Tanah Abang-Rangkasbitung atau Green Line mengalami gangguan karena listrik aliran atas tersambar petir. KAI Commuter melakukan rekayasa perjalanan.
“Gangguan operasional pada listrik aliran atas di antara Stasiun Jurangmangu-Pondok Ranji sehubungan imbas tersambar petir saat ini masih dalam proses penanganan,” tulis KAI Commuter dalam akun X @CommuterLine, Senin (4/5).
Berikut rekayasa perjalanan Commuter Line Green Line per pukul 17.28 WIB:
– Perjalanan Commuter Line dari Rangkasbitung/Parung Panjang hanya dapat beroperasi hingga Stasiun Serpong.
– Perjalanan Commuter Line dari Tanah Abang hanya dapat beroperasi hingga Stasiun Kebayoran. (jbr/dhn)











