Doa Bersama Awali Pembangunan Jembatan Merah Putih Tahap II di Kampar

TAMIANGMENDE.COM: Pembangunan Jembatan Merah Putih Tahap II di Dusun Pulau Jambu, Desa Pulau Jambu, Kabupaten Kampar resmi dimulai. Kegiatan ini diawali dengan doa bersama masyarakat hingga kepala sekolah.

Dalam sambutannya, Kapolres Kampar AKBP Bobby Putra menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini menjadi simbol kuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

“Jembatan ini bukan hanya sarana penghubung, tetapi juga simbol persatuan dan harapan masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar AKBP Bobby dalam keterangannya, Jumat (10/4/2026).

Di tengah kebersamaan yang terjalin, doa-doa yang dipanjatkan bukan hanya untuk kelancaran pembangunan, tetapi juga untuk kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

“Sebab sejatinya, jembatan ini bukan hanya menghubungkan dua sisi daratan, melainkan juga menghubungkan harapan, cita-cita, dan masa depan masyarakat menuju kesejahteraan yang lebih nyata,” kata Bobby.

Sementara itu, Kepala Desa Pulau Jambu Syafrudin menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak dalam pembangunan jembatan tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari,” katanya.

Kegiatan yang digelar sekitar pukul 11.00 WIB ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah, aparat keamanan, serta tokoh masyarakat. Sekitar 80 orang tampak hadir mengikuti rangkaian acara dari awal hingga selesai.

Turut hadir di lokasi, Kapolres Kampar AKBP Bobby Putra Ramadhan Sebayang, Wakapolres Rizky Hidayat, Plt Camat Kuok yang diwakili oleh Kasi Kesos Bapak Al Kudri, Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Rully Chairullah, Babinsa Pulau Jambu Nazuar, Kepala Desa Pulau Jambu Syafrudin, Ketua BPD Desa Pulau Jambu Jefri, Ketua LPM Desa Pulau Jambu Zul Amri, dan Kepala Sekolah SMPN 2 Widiawati, M.Pd.

Selain itu turut hadir para ninik mamak, tokoh masyarakat, perangkat desa, kontraktor dan pekerja, serta personel Polres Kampar dan Polsek Bangkinang Barat.

Jembatan yang terletak di Dusun Pulau Jambu menjadi urat nadi aktivitas warga yang menghubungkan akses antar wilayah, terutama untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan. Namun kondisi jembatan yang sebelumnya sudah tidak layak, bahkan berisiko bagi keselamatan pengguna, kerap menjadi kendala serius bagi masyarakat.

Warga setempat harus ekstra hati-hati saat melintas, terutama saat musim hujan ketika struktur jembatan menjadi licin dan rawan rusak. melihat kondisi tersebut, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi menjadi langkah mendesak sekaligus solusi jangka panjang yang sangat dinantikan masyarakat.***