TAMIANGMENDE.COM: Ketenangan warga Kampung Tanah Terban, khususnya di Dusun Sejahtera, Kecamatan Karang Baru, terusik akibat maraknya aksi balap liar di sepanjang Jalan Lintas Medan–Banda Aceh.
Aktivitas tersebut dilaporkan terjadi pada malam Minggu, mulai Sabtu malam (23/5/2026) sekitar pukul 23.30 WIB hingga Minggu dini hari (24/5/2026) pukul 03.00 WIB. Lokasi balap liar disebut berlangsung mulai dari kawasan Kedai Kopi WD hingga Kampung Johar, Kecamatan Karang Baru.
Salah seorang warga Kampung Tanah Terban, M. Sayuti Thaib (73), mengaku sangat terganggu dengan aktivitas ilegal tersebut. Menurutnya, suara bising dari kendaraan berknalpot brong serta keramaian penonton membuat warga sulit beristirahat.
“Suara knalpot blong sangat memekakkan telinga, ditambah lagi teriakan-teriakan penonton yang membuat kami sulit beristirahat dengan tenang,” ujar Sayuti, Minggu (24/5/2026).
Ia menjelaskan, aksi balap liar biasanya mulai terlihat sejak pukul 23.00 WIB hingga sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Tidak hanya para pembalap, hilir mudik penonton menggunakan sepeda motor dengan knalpot tidak standar juga memperparah kebisingan di kawasan permukiman warga.
Menurut Sayuti, keluhan utama masyarakat meliputi kebisingan ekstrem akibat penggunaan knalpot brong yang mengganggu waktu istirahat, serta terganggunya keamanan pengguna jalan akibat aksi kebut-kebutan di jalan lintas. Bahkan, disebutkan ada sejumlah pengendara yang melaju tanpa menggunakan lampu kendaraan sehingga membahayakan pengguna jalan lainnya.
Warga Dusun Sejahtera berharap pihak kepolisian dan aparat penegak hukum terkait segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan aktivitas tersebut. Mereka meminta adanya patroli rutin maupun tindakan preventif di titik-titik yang kerap dijadikan arena balap liar.
“Harapan kami kepada pihak kepolisian agar segera mencegah aksi ini sebelum jatuh korban dan agar warga bisa beristirahat dengan nyaman,” tutup Sayuti. ( Red/TM )
