Tamiangmende.com: “Tamiang harus bangkit, jangan terpuruk terlalu lama” ini salah satu kalimat yang dserukan Bupati Aceh Tamiang pada saat memimpin apel akbar di depan ribuan ASN Aceh Tamiang.
Disisi lain kita melihat pemandangan di kampung-kampung dalam wilayah kabupaten Aceh Tamiang, setiap harinya mulai pagi hingga larut malam ada anak manusia yang beraktivitas tanpa lelah.
Siapakah mereka??? Ya….mereka adalah para Enumerator dan Kompilator, yang hari ini bertugas untuk mendata kerusakan rumah warga pasca bencana Hidrometeorologi di kabupaten Aceh Tamiang.
Salah satu kecamatan di kabupaten Aceh Tamiang, Bandar Pusaka. Sebuah Kecamatan di ujung hulu Kabupaten dan berjarak 50 km dari pusat pemerintahan. Para Enumerator dan Kompilator seakan tak pernah mengenal lelah, Mereke bekerja tanpa mengenal waktu dan hanya mengenal kalimat “Tamiang ku harus segera pulih”
Semangat kemanusiaan, semangat keinginan agar kabupaten Aceh Tamiang kembali normal membuat mereka tidak mengenal lelah. Meninggalkan keluarga mereka di rumah, tidur di posko tenda. Bencana bukan hanya sekedar siapa dan bantuan apa yang diberikan kepada korban bencana, akan tetapi percepatan pendataan harus juga disegerakan agar warga bisa kembali hidup dengan kondisi normal. Percepatan pendataan ada di tangan para Enumerator dan Kompilator, apakah mereka layak disebut pahlawan kemanusiaan???***
Silahkan berikan komentarnya di kolom komentar
(Red)
