TAMIANGMENDE: Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade meninjau pembangunan hunian tetap (huntap) untuk korban banjir bandang di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Andre berkomitmen mendorong percepatan pembangunan hunian permanen bagi masyarakat terdampak bencana, termasuk memfasilitasi huntap dari program Danantara yang masih terkendala lahan.
Pembangunan huntap itu merupakan inisiatif Kadin Sumatera Barat bersama Kadin Indonesia sebagai bagian dari upaya nyata pemulihan pascabencana metrohidrologi di Sumbar. Sebanyak 10 unit huntap dibangun dengan konsep konstruksi cepat, aman, dan berkualitas menggunakan teknologi Semen Padang Bata Interlock, inovasi dari PT Semen Padang.
Dalam kunjungan ini, Andre Rosiade hadir bersama Ketua Kadin Sumbar Buchari Bachter dan Komisaris PT Semen Padang Ilham Adelino Azre. Mereka disambut tokoh masyarakat Pauh, Dasrul, bersama warga setempat.
“Kami sangat mengapresiasi bantuan dari Kadin Indonesia ini. Hal ini membuktikan bahwa Kadin Indonesia benar-benar hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Sumatera Barat,” kata Andre dalam keterangannya, Jumat (10/4/2026).
Wakil Ketua Ketua Fraksi Gerindra DPR RI itu menegaskan, peran dunia usaha dalam membantu masyarakat terdampak bencana sangat penting dan patut menjadi contoh gerakan kolaboratif nasional.
“Kadin tidak hanya sekadar organisasi, tetapi juga memberikan solusi konkret dengan membangun hunian tetap bagi warga yang terdampak. Kami berterima kasih atas kepedulian Bapak Anindya Bakrie dan seluruh jajaran Kadin Indonesia yang telah berkontribusi langsung dalam proses pemulihan masyarakat di sini,” ujar Andre.
Sementara itu, Ketua Kadin Sumbar Buchari Bachter menyampaikan apresiasi atas kehadiran Andre Rosiade yang terus memberikan dukungan terhadap upaya pemulihan pascabencana di Sumatera Barat.
“Terima kasih atas kedatangan Pak Andre Rosiade. Mohon dukungan terus untuk pemulihan Sumbar. Kadin membangun huntap sebagai bentuk dukungan kepada korban bencana metrohidrologi di Sumatera Barat,” ucap Buchari.
Tokoh masyarakat Pauh, Dasrul, juga menyampaikan harapan besar agar pembangunan huntap terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak korban bencana.
“Terima kasih Pak Andre atas kedatangan dan dukungannya. Insya Allah 10 huntap ini segera selesai. Kami juga siap membantu pembangunan huntap tambahan yang dialokasikan Danantara untuk Kota Padang karena masih tersedia lahan yang bisa dimanfaatkan untuk sekitar 30 unit,” kata Dasrul.
Menanggapi hal itu, Andre Rosiade menyatakan siap memfasilitasi percepatan realisasi pembangunan huntap tambahan dari program Danantara yang sebelumnya telah mengalokasikan sekitar 100 unit untuk korban banjir bandang di Padang.
“Danantara masih mengalokasikan 100 huntap untuk Padang. Kendalanya selama ini adalah ketersediaan lahan. Jika lahan di Pauh memungkinkan dan aman digunakan, tentu akan kita dorong agar pembangunan bisa segera direalisasikan,” imbuhnya. (fas/dhn)
