TAMIANGMENDE.COM: Pasukan Amerika Serikat (AS) menembakkan rudal ke sebuah kapal yang mencoba berlayar menuju pelabuhan Iran. AS menyatakan tindakan kapal tersebut melanggar blokade AS terhadap pelabuhan Iran.
Dilansir AFP, Rabu (3/6/2026), AS menghentikan paksa enam kapal yang mencoba melanggar blokade. Diketahui, blokade pelabuhan Iran oleh AS ini berlaku sejak 13 April.
Kapal tanker minyak tanpa muatan berbendera Botswana, M/T Lexie, disebut “mengabaikan peringatan berulang kali” selama 24 jam. Pesawat tempur Amerika “akhirnya melumpuhkan kapal tersebut dengan menembakkan rudal Hellfire ke ruang mesin kapal,” kata Komando Pusat militer AS (CENTCOM) dalam sebuah pernyataan.
Belum diketahui pasti apakah ada korban jiwa akibat serangan tersebut.
Pada hari Jumat (29/5), militer AS juga melumpuhkan kapal kargo berbendera Gambia setelah kapal tersebut mencoba melanggar aturan blokade pelabuhan Iran.
Pada 8 Mei, pasukan AS menembak cerobong asap dua kapal tanker berbendera Iran. Sementara, sebuah pesawat tempur melumpuhkan kapal bendera Iran lainnya pada 6 Mei.
Dan pada 19 April, sebuah kapal berbendera Iran mencoba melanggar blokade dan mengabaikan beberapa peringatan dari kapal perang AS. Kapal perang AS memerintahkan awak kapal tersebut untuk mengevakuasi ruang mesinnya sebelum akhirnya dihantam rudal.
Pasukan Iran secara efektif menutup jalur vital Selat Hormuz, yang merupakan jalur utama pengiriman minyak dan gas. Penutupan ini dilakukan Iran merespons serangan AS dan Israel.
AS kemudian mengumumkan blokade pelabuhan Iran setelah pembicaraan damai di Pakistan berakhir gagal pada bulan April.
(isa/isa)






