TAMIANGMENDE.COM: Dua orang lurah di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), babak belur dihajar keluarga setelah tepergok berduaan di rumah salah satu korban. Keduanya adalah Richardson Zacharias Therik alias Riki (Lurah Tode Kisar, Kecamatan Kota Lama) dan Lady Amatae (Lurah Fontein, Kecamatan Kota Raja).
“Kejadiannya pada Rabu (1/4) dini hari. Keduanya diamuk karena kedapatan berada di rumah Ibu Lurah Fontein. Dugaan keluarga adanya hubungan perselingkuhan,” ujar Kasubdit Penmas Polda NTT Kompol Marten Ardjon, Sabtu (4/4/2026).
Marten menuturkan keluarga sudah mencurigai adanya perselingkuhan di antara keduanya. Keluarga lantas mendatangi kediaman Lady di Perumahan Tanah Merah, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo.
Tanpa basa-basi, mereka langsung menganiaya Riki dan Lady hingga babak belur. Saat itu, suami Lady sedang berada di Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, karena sedang menderita strok.
Akibat dihajar keluarga, Riki dan Lady mengalami luka parah di sekujur tubuhnya. Kasus penganiayaan itu kemudian dilaporkan ke Polda NTT untuk diproses hukum.
Setelah menerima informasi tersebut, tim Direktorat Samapta Polda NTT langsung bergerak ke lokasi. Setibanya di lokasi, aparat mengamankan Riki dan Lady yang mengalami luka serius akibat penganiayaan.
“Selanjutnya anggota langsung membawa para korban untuk perawatan dan pemeriksaan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang,” tutur Marten.
Marten menegaskan laporan polisi yang dilayangkan oleh Lady saat ini masih dalam proses penyelidikan. Menurutnya, kedua lurah itu juga sudah divisum dan dimintai keterangan.
“Kondisi mereka sudah pulih. Setelah kejadian itu Pak Riki langsung datang ke Polda NTT untuk kasih keterangan,” pungkas Marten.****






