Forum Korban Banjir Akan Gelar Unjuk Rasa di Langsa, Tuntut Mundur Wali Kota dan Sekda

TAMIANGMENDE.COM: Forum Korban Banjir Kota Langsa berencana menggelar unjuk rasa pada Kamis, 2 April 2026. Aksi ini akan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WIB, dengan titik kumpul di Simpang 4 Gampong, Sungai Pauh.

Rencana aksi tersebut disampaikan melalui surat pemberitahuan yang ditujukan kepada Kapolres Langsa tertanggal 30 Maret 2026. Dalam surat itu, koordinator aksi Haprizal Roji, S.Sos menyebutkan bahwa massa yang akan turun diperkirakan mencapai 100 orang.

Lokasi unjuk rasa difokuskan di dua tempat, yakni Kantor Wali Kota Langsa dan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa.

Terdapat tiga poin tuntutan utama yang disuarakan oleh para korban banjir:

1. Menuntut Wali Kota Langsa, Jeffry Santana, dan Sekda Kota Langsa, Suhartini, mundur dari jabatannya. Mereka dinilai tidak becus dan tidak profesional dalam mengurus pemerintahan, terutama terkait pendataan dan pembagian bantuan langsung tunai (BLT) bagi korban banjir.

2. Memperbaiki data dan membagikan bantuan banjir secara merata. Para pengunjuk rasa mendesak adanya keadilan dalam penyaluran bantuan bagi korban banjir di Kota Langsa.

3. Meminta Kejari Langsa melakukan penyelidikan dan penyidikan. Tuntutan ini berkaitan dengan dugaan kuat penyalahgunaan wewenang dan tindak pidana korupsi dalam proses pendataan serta penyaluran BLT korban banjir.

Dalam surat pemberitahuan tersebut, Forum Korban Banjir juga meminta perlindungan hukum dari aparat kepolisian selama pelaksanaan aksi.

Demikianlah surat pemberitahuan kegiatan unjuk rasa ini kami buat dengan sebenar-benarnya. Atas perlindungan hukum yang Bapak Kapolres Langsa berikan kepada kami, kami ucapkan terima kasih,” demikian kutipan surat yang ditandatangani oleh koordinator aksi.

Aksi ini mengajak masyarakat Kota Langsa untuk bersama menyuarakan hak mereka.(Red/TM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *